Yogyakarta, UGM – Dua mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir, Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika (DTNTF), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil mempresentasikan hasil penelitian mereka pada International Conference on Computer Security in the Nuclear World: Securing the Future (CyberCon26) yang diselenggarakan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) di Wina, Austria, pada 11–15 Mei 2026.
Mahasiswa tersebut adalah Marchelino Chrisrichy Cosmo Hutama dan Luis Venriko Mumu, yang masing-masing mempresentasikan penelitian terkait keamanan siber untuk sektor nuklir. Selain menjadi pemakalah pada konferensi internasional tersebut, keduanya juga memperoleh IAEA Travel Grant yang mendukung partisipasi mereka dalam forum global yang mempertemukan regulator, akademisi, peneliti, operator fasilitas nuklir, serta praktisi keamanan siber dari berbagai negara.

Marchelino Chrisrichy Cosmo Hutama mempresentasikan makalah berjudul “Strengthening Computer Security Regulatory Framework for Indonesia’s Future Nuclear Power Infrastructure: A Comparative Study on Standardization, Conformity Assessment, and Advanced Risk Management.” Penelitian tersebut membahas penguatan kerangka regulasi keamanan siber untuk mendukung pengembangan infrastruktur pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia melalui kajian mengenai standardisasi, penilaian kesesuaian (conformity assessment), dan pendekatan manajemen risiko.
Sementara itu, Luis Venriko Mumu mempresentasikan makalah berjudul “The Urgency of Innovating VR-based Computer Security Learning Models for Practical Education in the Nuclear Engineering Study Program at Universitas Gadjah Mada.” Penelitian ini mengkaji pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran keamanan siber yang lebih interaktif dan aplikatif untuk mendukung pendidikan praktis di Program Studi Teknik Nuklir UGM.
Kedua penelitian tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dr.-Ing. Sihana, dosen Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika FT UGM. Keikutsertaan kedua mahasiswa dalam CyberCon26 mencerminkan komitmen DTNTF FT UGM dalam mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam penelitian dan forum internasional pada bidang-bidang strategis, termasuk keamanan siber nuklir.
CyberCon26 merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan IAEA untuk membahas perkembangan, tantangan, dan praktik terbaik dalam keamanan siber di sektor nuklir. Forum ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara berbagai pemangku kepentingan dalam upaya memperkuat perlindungan sistem komputer dan infrastruktur digital yang mendukung keselamatan dan keamanan instalasi nuklir.
Partisipasi mahasiswa Teknik Nuklir UGM dalam konferensi tersebut tidak hanya memberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian kepada komunitas internasional, tetapi juga memperluas jejaring akademik dan profesional di bidang keamanan siber dan teknologi nuklir. Kehadiran mereka menunjukkan kontribusi generasi muda Indonesia dalam pengembangan kapasitas dan pengetahuan yang mendukung pemanfaatan teknologi nuklir secara aman dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas mahasiswa di bidang keamanan siber nuklir, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan penelitian terkait keamanan infrastruktur digital kritis, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui kontribusi terhadap penguatan tata kelola dan keamanan sistem informasi pada sektor strategis.
Daftar Presentasi Mahasiswa UGM pada CyberCon26
- Marchelino Chrisrichy Cosmo Hutama – Strengthening Computer Security Regulatory Framework for Indonesia’s Future Nuclear Power Infrastructure: A Comparative Study on Standardization, Conformity Assessment, and Advanced Risk Management
- Luis Venriko Mumu – The Urgency of Innovating VR-based Computer Security Learning Models for Practical Education in the Nuclear Engineering Study Program at Universitas Gadjah Mada
- Pembimbing: Dr.-Ing. Sihana


