Yogyakarta, UGM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur [...]
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT SUCOFINDO secara [...]
Ilmu Pengetahuan sebagai Instrumen Perlindungan Kehidupan dan Keberlanjutan Sosial
[...]
Ilmu Pengetahuan sebagai Instrumen Perlindungan Kemanusiaan dan Keamanan Publik
[...]
DTNTF FT UGM Dorong Transformasi Rumah Sakit Hijau melalui Training Audit Energi di RSU Islam Klaten
Ilmu Pengetahuan sebagai Fondasi Transisi Keberlanjutan Layanan Kesehatan
Rumah sakit adalah tempat [...]
Ketangguhan ekonomi masyarakat menjadi kunci penting dalam pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. [...]
Keselamatan radiasi bukan sekadar persoalan teknis di balik alat medis. Keselamatan radiasi juga menyentuh [...]
Maya dan Anggita ditempatkan di Divisi Kontrol dan Instrumentasi PLTGU Blok III. Pada divisi ini, keduanya berkesempatan untuk terlibat dalam kegiatan preventive maintenance dan corrective maintenance pada peralatan kontrol serta instrumentasi.
Selain itu, mereka juga berkesempatan mengikuti analisis studi kasus pada salah satu sistem yang ada di PLTGU. Maya mendalami analisis sistem perpipaan dan proses kalibrasi control valve di unit injeksi klorin, sedangkan Anggita fokus pada evaluasi sensor pH beserta proses kalibrasi pada unit desal demin plant. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya akurasi pengukuran dan kestabilan sistem kendali dalam menjaga keandalan operasi pembangkit.
Sementara itu, Sara dan Dhaviola melaksanakan kerja praktik di Divisi Kelistrikan Blok I. Mereka mempelajari sistem distribusi daya, panel kelistrikan, serta sistem proteksi yang mendukung keberlangsungan operasional pembangkit. Keduanya juga memperoleh wawasan mengenai implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya di lingkungan dalam sistem pembangkit listrik. Menurut Maya, teori yang telah dipelajari dalam mata kuliah Teknik Fisika seperti Rangkaian Listrik, Elektronika, Pengukuran dan Monitoring, Teknik Kontrol, Termodinamika, serta Konversi Energi menjadi fondasi penting dalam memahami siklus kerja dan peralatan instrumentasi pada sistem pembangkit PLTGU.
“Materi yang sebelumnya kami pelajari di kelas ternyata sangat relevan ketika diterapkan di lapangan. Pemahaman mengenai sistem kelistrikan, sistem closed loop dan kontrol, hingga siklus konversi energi membantu kami melihat bagaimana seluruh komponen di pembangkit saling terhubung dalam satu sistem yang utuh,” jelasnya.
Selain memperoleh pengalaman teknis, mahasiswa juga merasakan secara langsung bagaimana budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan pembangkit. Setiap pekerjaan diawali dengan prosedur keselamatan yang jelas dan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai standar. Hal ini menunjukkan bahwa K3 telah menjadi bagian dari budaya kerja yang dijunjung tinggi oleh PT PLN Nusantara Power.
Melalui kerja praktik di PT PLN Nusantara Power UP Muara Karang, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga pembelajaran mengenai tanggung jawab profesional dalam menjaga keandalan sistem energi. Dari ruang kuliah ke lingkungan industri, pengalaman ini menjadi langkah awal dalam memahami peran nyata Teknik Fisika di dunia kerja.
Latar Belakang dan Nilai Dasar Pendidikan
Fatah Abdul Jalil berasal dari Kudus, Jawa Tengah, dari lingkungan keluarga yang religius dan kental dengan tradisi Islam. Meski demikian, ia memilih jalur pendidikan umum sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi—sebuah pilihan yang tidak dimaksudkan untuk meninggalkan nilai-nilai keislaman, melainkan untuk mengaktualisasikannya dalam praktik keilmuan yang nyata. Bagi Fatah, penguasaan sains dan teknologi merupakan bagian dari ikhtiar umat untuk berkontribusi secara konkret dalam kemajuan peradaban. Fisika, khususnya yang berkaitan dengan teknologi energi dan proses, dipilih sebagai medium untuk menjembatani nilai, ilmu, dan manfaat.
=&3=&
Daffa Indraprawira Izaohar, alumni Program Studi Sarjana Teknik Fisika, […]


